BeritaCovid-19

Protokol Di Area dan Transportasi Publik

PENANGANAN COVID-19
PROTOKOL DI AREA DAN TRANSPORTASI PUBLIK

PROTOKOL UMUM DI TRANSPORTASI DAN AREA PUBLIK

1.  Pastikan seluruh area umum dan transportasi umum bersih

Melakukan  pembersihan  menggunakan  desinfektan  minimal  3  kali  sehari terutama pada waktu aktivitas padat (pagi, siang dan sore hari) di setiap lokasi representatif (pegangan pintu, tombol lift, pegangan eskalator, dll.)

 

2.  Deteksi suhu tubuh

 

di setiap titik pintu masuk tempat umum dan transportasi umum. Jika  suhu  tubuh  masyarakat  terdeteksi 

≥ 380C,  dianjurkan  untuk  segera memeriksakan kondisi tubuh ke fasyankes dan tidak diperkenankan untuk memasuki tempat umum atau menggunakan transportasi umum.

 

3.  Pastikan ruang isolasi tersedia di acara besar

 

(contoh: konser, seminar, dll.) Memastikan  ada  pos  pemeriksaan  kesehatan,  ruang  transit  dan  petugas kesehatan di setiap acara besar. Jika pada saat acara, ada peserta yang sakit segera dilakukan pemeriksaan, jika kondisinya memburuk, pidahkan ke ruang transit dan segera rujuk ke RS rujukan.

 

4.  Promosikan cuci tangan secara teratur dan menyeluruh

o Pajang poster mengenai pentingnya cuci tangan dan tata cara cuci tangan yang benar

o Pastikan tempat umum dan transportasi memiliki akses untuk cuci tangan dengan sabun dan air atau pencuci tangan berbasis alkohol

o Tempatkan dispenser pembersih tangan di tempat-tempat strategis dan mudah dijangkau masyarakat terkemuka di transportasi umum dan      tempat umum serta dan pastikan dispenser ini diisi ulang secara teratur

 

5.  Mensosialisasikan etika batuk/bersin

 

o Pajang poster tentang mengenai pentingnya menerapkan etika batuk/bersin serta tata cara bersin/batuk di tempat umum dan transportasi       umum

o Pengelola tempat umum dan transportasi umum harus menyediakan masker wajah dan/atau tisu yang diberikan untuk seluruh pengunjung     dan penumpang yang mempunyai gejala flu atau batuk.

 

 

6.  Memperbaharui    informasi    tentang    Covid-19    secara    reguler

    

dan menempatkan di area yang mudah dilihat oleh pengunjung dan penumpang Menyediakan media komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) mengenai pencegahan  dan  pengendalian  Covid-19  di  lokasi  strategis  di  setiap  tempat umum dan transportasi umum.

 

 

PROTOKOL TRANSPORTASI PUBLIK (POINT TO POINT)

1.  Bila  sedang  dalam  kondisi  tidak  sehat,  jangan  mengemudikan  kendaraan. Sebaiknya segera memeriksakan diri ke fasyankes.

2.  Terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) seperti:

•   mencuci tangan menggunakan air dan sabun

•   membuang sampah di tempat sampah

•   tidak merokok dan mengonsumsi NAPZA

•   tidak meludah di sembarang tempat

•   hindari menyentuh area wajah yang tidak perlu.

 

3.   Penumpang yang mengalami demam, batuk atau flu, sebaiknya menggunakan masker selama berada di dalam kendaraan.

 

4.   Lakukan pembersihan menggunakan desinfektan terutama setelah mengangkut penumpang yang mengalami demam, batuk atau flu.

5.   Saat mengangkut penumpang dengan gejala mirip flu, sarankan penumpang untuk mengenakan masker. Jika penumpang tidak memiliki masker, berikan masker kepada penumpang

 

6.   Ukur suhu tubuh setidaknya dua kali sehari pada saat sebelum dan sesudah mengemudi, terutama setelah membawa penumpang yang mengalami demam, batuk atau flu.

 

 

PROTOKOL UNTUK PENYELENGGARAN ACARA BERSKALA BESAR

Untuk penyelenggaraan acara yang dengan jumlah peserta yang besar, disarankan untuk melakukan hal-hal sebagai berikut:

 

●   Penyelenggara Acara

1.  Melakukan screening awal melalui pemeriksaan suhu tubuh dan orang dengan gejala pernapasan seperti batuk/flu/sesak napas.

 

2.  Jika  ditemukan  individu  yang  tidak  sehat,  sebaiknya  tidak  mengikutsertakan dalam kegiatan dan merekomendasikan untuk segera memeriksakan diri ke fasyankes

.

3.  Memastikan  peserta  yang  tidak  sehat  dan  memiliki  riwayat  perjalanan dari negara dengan transmisi lokal COVID-19 dalam 14 hari         terakhir tidak menghadiri acara. Hal ini dalam diinformasikan melalui pemberitahuan di area pintu masuk dan pendaftaran.Informasi daftar       negara dengan transmisi lokal COVID-19 dapat diakses di www.covid19.kemkes.go.id.

4.  Memastikan lokasi acara memiliki sirkulasi udara yang baik dan memiliki fasilitas memadai untuk mencuci tangan.

5.  Memastikan ketersediaan sabun dan air untuk mencuci tangan atau pencuci tangan berbasis alkohol.

 

6.  Meningkatkan frekuensi pembersihan area yang umum digunakan, seperti kamar mandi, konter registrasi dan pembayaran, dan area               makan terutama pada jam padat aktivitas.

●   Peserta Acara

1.  Jika selama acara berlangsung, terdapat staf atau peserta yang sakit maka tidak melanjutkan kegiatan dan segera memeriksakan diri ke fasyankes.

 

2.  Peserta yang kembali dari negara dengan transmisi lokal COVID-19 dalam 14 hari terakhir sebaiknya menginformasikan kepada panitia penyelenggara. Jika pada saat acara mengalami demam atau gejala pernapasan seperti batuk/flu/sesak napas maka tidak melanjutkan kegiatan dan segera memeriksakan diri ke fasyankes.

 

3.  Individu yang sehat tidak perlu memakai masker.

4.  Peserta harus menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) seperti mencuci tangan secara teratur menggunakan air dan sabun atau pencuci tangan berbasis alkohol serta menghindari menyentuh area wajah yang tidak perlu.

 

5.  Hindari berjabatan tangan dengan peserta acara lainnya, dan pertimbangkan untuk mengadopsi alternatif bentuk sapa lainnya.

 

PROTOKOL UNTUK DI PASAR ATAU KAWASAN PEDAGANG KAKI LIMA 

Operator, agen pengelola, kontraktor dan stafnya harus diingatkan untuk:

  1. Lakukan Pemerikasaan suhu tubuh setidaknya 2 kali sehari
  2. Jika sedang dalam keadaan tidak sehat, sebaiknya segera memeriksakan diri ke fasyankes.
  3. Gunakan masker jika mengalami batuk atau pilek.
  4. Terapkan etika batuk/bersin tutup mulut menggunakan lengan atas bagian dalam atau tisu saat batuk atau bersin dan segera buang tisu yang kotor ke tempat sampah. Lalu cuci tangan dengan sabun dan air.
  5. Bersihkan toilet secara teratur dan bagi pengguna toilet, siram toilet setelah digunakan.
  6. Terapkan kebersihan diri (mencuci tangan dengan sabun dan air) terutama setelah menggunakan toilet, melakukan pekerjaan pembersihan serta sebelum dan sesudah makan.
  7. Gunakan sarung tangan saat melakukan pekerjaan pembersihan dan saat menangani limbah
  8. Hindari menyentuh area wajah yang tidak perlu

 

PROTOKOL DI RESTORAN 

Staf harus diingatkan untuk:

  1. Lakukan Pemerikasaan suhu tubuh setidaknya 2 kali sehari
  2. Jika sedang dalam keadaan tidak sehat, sebaiknya segera memeriksakan diri ke fasyankes.
  3. Gunakan masker jika mengalami batuk atau pilek.
  4. Terapkan etika batuk/bersin tutup mulut menggunakan lengan atas bagian dalam atau tisu saat batuk atau bersin dan segera buang tisu yang kotor ke tempat sampah. Lalu cuci tangan dengan sabun dan air.
  5. Bersihkan toilet secara teratur dan bagi pengguna toilet, siram toilet setelah digunakan.
  6. Terapkan kebersihan diri (mencuci tangan dengan sabun dan air) terutama setelah menggunakan toilet, melakukan pekerjaan pembersihan serta sebelum dan sesudah makan.
  7. Gunakan sarung tangan saat melakukan pekerjaan pembersihan dan saat menangani limbah
  8. Hindari menyentuh area wajah yang tidak perlu
  9. Lakukan pembersihan menggunakan desinfektan terhadap peralatan setelah digunakan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *